Pelayanan Terpadu Malam Hari

ptmh Sylviana Murni bergerak cepat. Proposal Camat Senen dia jadikan bahan baku yang tidak saja harus diolah lagi. Tapi juga dibicarakan dalam rapat pimpinan, termasuk dengan para Kasudin dan badan-badan yang berada di bawah koordinasi walikota. Selain Kasudin Dukcapil dan Kepala Kantor Pemberdayaan Wanita dan Keluarga Berencana, Sylvi juga minta Kasudin Sosial ikut menggelar pelayanan jemput bola. Sylvi juga menunjuk Sulastri Gultom yang ketika itu menjabat sebagai Kabag Tata Pemerintah (dulu Administrasi Wilayah) sebagai koordinator pelayanan di luar jam kerja ini.

Rapat gabungan itu tidak  lagi  membicarakan masalah teknis. Lebih berupa penyampaian pengumuman walikota untuk dilaksanakan. Pertama nama kegiatan bukan lagi Jemput Bola. Tapi Pelayanan Terpadu Malam Hari atau PTMH. Disebut pelayanan terpadu karena melibatkan dan dilaksanakan oleh berbagai instansi. Disebut PTMH karena pelayanan dilakukan di malam hari, di luar jam kerja resmi. Lokasi pelayanan diadakan di wilayah Kelurahan Kwitang, Senen pada tanggal 27 Januari tahun 2010. Selebihnya, Sylvi menyerahkan acara rapat itu pada Sitinjak. ‘’Silakan Pak Wakil dilanjutkan, saya mohon pamit dulu,’’ kata Sylvi seraya keluar dari ruang rapat walikota. Kemana Sylvi? ‘’Saya kan sedang mengikuti pendidikan di Lemhanas, ini sudah telat lima menit,’’ ujarnya perempuan yang kini sedang dicalonkan untuk jabatan wakil gubernur ini seraya melambaikan tangan.