Operasi Jemput Bola Kependudukan
KTP Keliling.JPG
Sebagai mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, Sylvi tahu pasti, banyak warga Jakarta yang memanfaatkan jasa orang lain untuk mengurus KTP, termasuk Akte Kelahiran. Alasannya macam-macam. Antaralain tidak ada waktu datang sendiri ke kantor kelurahan karena sulit meninggalkan pekerjaan. Apalagi tidak jarang mengurus KTP perlu waktu berhari-hari.
 
Pada tahun kedua masa jabatannya sebagai walikota (2009), Sylvi meminta Sudin Dukcapil menggelar pelayanan KTP dan Akte Kelahiran di Lapangan Banteng. Lapangan Banteng dipilih karena Pemkot Jakarta Pusat ketika itu sedang menggelar bazar atau pasar murah dalam rangkaian menyambut Hari Raya Idul Fitri. Sylvi memberi nama bazar itu "Ramadhan Penuh Berkah."
 
Kepada para lurah, Sylvi minta agar memberitahu warga masing-masing bahwa di lapangan Banteng ada pelayanan KTP dan Akte Kelahiran. "Warga yang ingin belanja dalam rangkaian menyambut Lebaran, bisa sambil mengurus KTP," pesan Sylvi.
 
Luar biasa, setiap hari selama bazar berlangsung, ratusan warga datang ke Lapangan Banteng mengurus KTP sambil belanja. Sylvi menyebut kegiatan pelayanan KTP itu sebagai "Operasi Jemput Bola."