Ibu Sylviana di Sarang Penyamun

sarang_penyamun.jpg

Ketika Prof. Dr. Hj. Sylviana Murni ingin menyusuri bibir Kali Malang, dari Duku Atas ke wilayah Karet Tengsin, beberapa orang yang mendampinginya, mencoba mencegah. ‘’Di sini sarang penyamun Bu. Kami saja yang turun, Ibu tunggu di kantor Camat  Tanah Abang,’’  kata mereka.

            Kawasan Dukuh atas ini merupakan perbatasan perbatasan Kecamatan Menteng dan Tanah Abang. Di sebelah timur ada stasiun Sudirman yang dulu disebut stasiun Dukuh Atas. Banyak waria beroperasi di malam hari di situ. Di sebelah barat, ada stasiun Karet, dekat kantor camat Tanah Abang. Antara stasiun Sudirman dan Stasiun Karet, di bibir kali, banyak gubuk liar milik Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosiali alias PMKS. Para PMKS itu macam-macam profesi. Dari pelacur sampai maling.‘’Saya justeru ingin melihat apakah para penyamun itu sudah pergi,’’ sahut Sylvi.

Sylvi ternyata turun ke bibir kali ingin melihat apakah para PMKS sudah pada pergi setelah gubuk dan bibir kali itu dibersihkan Sylvi sebulan sebelumnya. Sylvi membersihkan bibir kali itu pada bulan Mei 2009. Sebulan kemudian, Sylvi ingin memeriksanya. Ternyata, seperti terlihat pada foto, masih cukup banyak ‘’penyamun’’ di situ.